Wisuda Perdana STAI Paduka Anambas Luluskan 63 Sarjana,Cetak Sejarah Baru Pendidikan Islam Di Wilayah Perbatasan

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Paduka Anambas resmi mencetak sejarah baru bagi perkembangan pendidikan tinggi Islam di Kabupaten Kepulauan Anambas. Kampus pertama dan satu-satunya di wilayah perbatasan terdepan NKRI ini sukses menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Perdana Tahun Akademik 2025/2026 pada Minggu (12/07/2026).

Acara yang berlangsung khidmat tersebut meluluskan sebanyak 63 sarjana dari dua program studi (prodi). Rinciannya, 34 lulusan berasal dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 29 lulusan dari Prodi Ekonomi Syariah (EKIS). Menariknya, di antara para lulusan tersebut, tercatat ada empat mahasiswa dari lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Anambas yang juga diwisuda dan kini resmi menyandang gelar Sarjana Ekonomi (SE).

Momentum sejarah ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Sahtiar, jajaran Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah XII Riau dan Kepulauan Riau, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Turut hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka KanKemenag), yakni Suryadi, S.Pd.I., M.Pd. Sebagai bentuk penghargaan atas sinergi dan dukungan yang terjalin, pihak kampus melangsungkan prosesi penyerahan cendera mata yang diberikan langsung kepada Suryadi di sela-sela rangkaian acara.

Ketua STAI Paduka Anambas, Sukri, M.Pd.I., dalam Perayaannya menyampaikan rasa syukur dan haru atas terselenggaranya wisuda perdana ini. Menurutnya, seluruh wisudawan telah menyelesaikan beban studi sesuai ketentuan akademik dan dinyatakan lulus berdasarkan keputusan Senat.

“Wisuda perdana ini bukan hanya menjadi penanda keberhasilan siswa menyelesaikan studinya, tetapi juga menjadi bukti nyata perjalanan, perjuangan, pengorbanan, dan komitmen seluruh sivitas akademika dalam membangun serta mengembangkan STAI Paduka sebagai satu-satunya perguruan tinggi Islam di Kepulauan Anambas,” ujar Sukri.

Lebih lanjut, Sukri menegaskan komitmen STAI Paduka untuk terus menjadi pusat pendidikan Islam terpadu yang kompetitif dan unggul dengan berlandaskan ajaran Islam dan budaya Melayu. Kampus saat ini didukung oleh 21 dosen berkualifikasi magister (S-2) dan doktor (S-3). Guna terus meningkatkan mutu sumber daya manusia, tercatat enam dosen di antaranya tengah menempuh pendidikan doktoral.

Untuk mewujudkan visi besar tersebut, Ketua STAI Paduka berharap adanya sinergi yang berkelanjutan. Ia secara khusus meminta dukungan yang lebih besar dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dan Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Kami berharap dukungan dalam berbagai bentuk, mulai dari pembangunan infrastruktur, bantuan sarana dan infrastruktur, beasiswa, peningkatan kompetensi dosen, hibah penelitian dan pengabdian, hingga dukungan pembukaan program studi baru sesuai kebutuhan pembangunan daerah,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Sukri memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan wisuda perdana ini serta menitipkan pesan mendalam bagi para alumni.

“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat, penuh berkah, serta membawa kesuksesan di dunia dan akhirat. Jadilah motor penggerak pembangunan sumber daya manusia yang religius, profesional, dan berintegritas di Kabupaten Kepulauan Anambas,” tutupnya.