
Drs.H.Zulkifli AK, M.Si.
Ketua Yayasanย
Sejarah STAI Paduka Anambas
Menyalakan Cahaya Pendidikan Islam di Perbatasan Terdepan Indonesia
Di wilayah perbatasan Indonesia yang terbentang di gugusan Kepulauan Anambas, terdapat semangat besar yang lahir dari sebuah cita-cita mulia: menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang berkualitas bagi masyarakat. Di tengah tantangan geografis wilayah kepulauan dan kebutuhan akan sumber daya manusia yang unggul, berdirilah Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Paduka Anambas sebagai bentuk ikhtiar nyata untuk membangun generasi masa depan yang berilmu, beriman, dan berdaya saing.
Berlokasi di Jalan Gunung Ara RT 008 RW 002 Desa Payalaman, Kecamatan Kute Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, STAI Paduka Anambas bukan sekadar institusi pendidikan tinggi, melainkan representasi dari harapan masyarakat akan hadirnya akses pendidikan Islam yang lebih dekat, berkualitas, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
๐ Perjalanan Pendirian & Yayasan
Perjalanan menuju berdirinya STAI Paduka Anambas bukanlah hal yang singkat. Di balik berdirinya institusi ini terdapat proses panjang melalui Yayasan Alhikmah Attaqwa, yang didirikan berdasarkan Akta Nomor 03 tanggal 12 Januari 2017 oleh Notaris Firmansyah L. Tobing, S.H., M.M., M.Kn. di Tanjungpinang. Proses rintisan yang memakan waktu kurang lebih lima tahun menjadi bukti kesabaran dan kerja keras berbagai pihak.
Momentum Bersejarah: 10 Desember 2021
Penantian tersebut akhirnya menemukan momentum bersejarah pada hari Jumat, 10 Desember 2021. Hari itu menjadi hari yang tidak terlupakan bagi perjalanan STAI Paduka Anambas. Untuk pertama kalinya, aktivitas akademik resmi dimulai melalui pelaksanaan Kuliah Perdana. Sebanyak 33 mahasiswa hadir sebagai generasi pertama yang menjadi bagian dari sejarah awal kampus ini.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 mahasiswa bergabung pada Program Studi Ekonomi Syariah, sementara 13 mahasiswa lainnya memilih Program Studi Pendidikan Agama Islam. Meski jumlah tersebut mungkin tampak sederhana bagi sebagian orang, bagi STAI Paduka Anambas, angka itu memiliki makna yang jauh lebih besar. Tiga puluh tiga mahasiswa tersebut bukan sekadar peserta kuliah perdana, melainkan para pelopor yang menandai dimulainya perjalanan sebuah institusi pendidikan tinggi Islam di wilayah perbatasan negeri.
Atas dasar momentum bersejarah itulah, tanggal 10 Desember kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi STAI Paduka Anambas. Penetapan tersebut bukan hanya menjadi penanda usia institusi, tetapi juga simbol perjuangan, semangat, dan tekad untuk terus tumbuh dan berkembang.
โMenjadi pusat pendidikan tinggi Islam terpadu kompetitif dan unggul yang berpayung ajaran Islam dan budaya Melayu di perbatasan terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.โ
Dalam menjalankan tugas akademiknya, STAI Paduka Anambas berada di bawah pembinaan dan koordinasi Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kopertais Wilayah XII Riau dan Kepulauan Riau. Saat ini STAI Paduka Anambas menyelenggarakan dua program studi unggulan, yaitu Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Program Studi Ekonomi Syariah (ESy).
STAI Paduka Anambas berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan kurikulum berkelanjutan, peningkatan kualitas dosen dan tenaga akademik, pemanfaatan teknologi digital, serta penciptaan lingkungan akademik yang religius dan profesional. Di tengah perubahan dunia yang semakin cepat, STAI Paduka Anambas hadir sebagai perguruan tinggi Islam yang berupaya memadukan modernitas dengan nilai-nilai keislaman. Dari wilayah perbatasan negeri, STAI Paduka Anambas terus menyalakan cahaya pendidikan.
๐ Pendidikan Agama Islam (PAI)
Mencetak tenaga pendidik dan akademisi muslim yang profesional, berakhlak mulia, dan berakar pada budaya Melayu.
๐ Ekonomi Syariah (ESy)
Menghasilkan praktisi dan pengembang ekonomi Islam yang adaptif terhadap keuangan syariah modern di wilayah kepulauan.