Mengabdi untuk Negeri: Mahasiswa STAI Paduka Angkatan III Siap Beraksi di Desa Piasan dan Desa Mampok
Kuliah Kerja Nyata (KKN) selalu menjadi momen yang paling dinantikan oleh setiap mahasiswa. Bukan sekadar menuntaskan kewajiban akademik, KKN adalah wadah nyata untuk menguji teori yang didapat di bangku kuliah, melebur bersama masyarakat, dan memberikan kontribusi positif secara langsung.
Tahun ini, semangat pengabdian tersebut kembali berkobar melalui KKN Angkatan Ketiga STAI Paduka. Sebanyak 18 mahasiswa peserta KKN siap diterjunkan ke tengah masyarakat dengan membawa misi pemberdayaan, pendidikan, dan pengabdian sosial. Uniknya, penerjunan gelombang ketiga ini dibagi menjadi dua kelompok utama yang akan mengemban misi di dua lokasi berbeda, yakni di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Dua Titik Pengabdian, Satu Tujuan Mulia
Pelaksanaan KKN Angkatan III ini dirancang untuk menjangkau daerah-daerah yang membutuhkan sentuhan kolaborasi akademisi dan warga. Berikut adalah sebaran dan fokus penempatan kedua kelompok:
* Kelompok 1 – Desa Piasan (Dusun Mubur Kecil):
Kelompok pertama akan mengabdikan diri di Dusun Mubur Kecil, Desa Piasan. Dikenal dengan karakteristik wilayahnya yang khas, kelompok ini berfokus pada program pengembangan pendidikan keagamaan, peningkatan literasi anak-anak, serta pemberdayaan potensi lokal desa. Kehadiran mahasiswa di Dusun Mubur Kecil diharapkan mampu memantik semangat baru bagi masyarakat setempat dalam mengelola potensi wilayah.


* Kelompok 2 – Desa Mampok:
Sementara itu, kelompok kedua bergerak menuju Desa Mampok. Di sini, fokus utama diarahkan pada penguatan sosial kemasyarakatan, kegiatan keagamaan, serta pendampingan UMKM atau sektor produktif desa. Mahasiswa ditantang untuk mampu beradaptasi secara cepat dan membaca peluang demi kemajuan bersama warga Desa Mampok.


Sinergi dan Kolaborasi Bersama Masyarakat
Pihak kampus berharap seluruh mahasiswa yang tergabung dalam kedua kelompok ini dapat menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi nilai-nilai lokal, serta bergotong royong bersama warga setempat. KKN bukan tentang siapa yang paling pintar mendesain program, melainkan tentang seberapa tulus mahasiswa bisa mendengarkan, memahami, dan membersamai masyarakat dalam mencari solusi atas tantangan yang ada.
Melalui program kerja yang terencana—mulai dari bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi kreatif—KKN STAI Paduka Angkatan III ini diharapkan meninggalkan jejak (legacy) yang positif dan berkelanjutan bagi Desa Piasan maupun Desa Mampok.
Selamat mengabdi kepada rekan-rekan mahasiswa STAI Paduka! Tunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya cerdas di kelas, tetapi juga tangguh dan solutif di tengah masyarakat.